Menurut sebuah cerita dari Afrika, kucing pada zaman dahulu tinggal di hutan dan terkenal sebagai makhluk penakut. Oleh sebab itu, selalu mencari makhluk lain yang dianggapnya lebih kuat sebagai tempat perlindungan baginya. Pada mulanya kucing berlindung kepada singa karena kucing menganggap singa adalah makhluk yang perkasa. Binatang-binatang lain seperti rusa, kelinci, dan babi hutan merasa ketakutan bila melihat singa datang. Suatu hari singa bertemu dengan gajah dan mencoba untuk menerkamnya. Tetapi singa dibelit belalai gajah dan dibanting hingga tewas. Mengetahui bahwa gajah lebih kuat dari singa, maka kucing ganti berlindung kepada gajah. Kemanapun gajah pergi, kucing selalu ikut. Akhirnya suatu saat datanglah seorang pemburuyang membunuh gajah dan mengambil gadingnya. Kucing lalu berpikir bahwa pemburu itulah makhluk yang paling kuat. Kucing mengikuti pemburu hingga sampai di rumahnya. Di sana, kucing melihat pertengkaran antara pemburu dan istrinya. Pemburu ketakutan melihat istrinya marah-marah. Melihat kejadian itu, kucing akhirnya mengambil kesimpulan bahwa makhluk perempuan itu adalah yang paling perkasa. Maka kucing berlindung kepada istri pemburu itu. Oleh karena kaum wanita di Afrika pada zaman dahulu selalu tinggal di rumah, kucing tinggal di rumah juga, hingga kini, kucing manjadi betah tinggal di rumah