D

i kota kuno Novgorod hiduplah seorang pemusik miskin bernama Sadko yang memainkan gusli (dulcimer-semacam alat musik). Sadko adalah seorang yatim piatu dan mencari sedikit uang dengan memainkan alat musiknya dan menyanyikan lagu pada pesta makan dan perayaan. Suatu hari, ketika tidak ada undangan pesta dan merasa sedih, dia duduk di tepi danau Ilmen, menyanyikan beberapa lagu indah.

sadko.jpgKetika dia selesai menyanyi, peri air, muncul dari danau dan berkata: “Terimakasih Sadko, pemain gusli. Hari ini aku sedang mengadakan pesta besar dan semua tamuku sangat senang mendengar lagumu. Aku akan memberimu hadiah dengan menceritakan suatu rahasia besar.”

Pada hari berikutnya, ada sebuah pesta besar di rumah pedagang. Para tamu mulai dengan upacara tradisi, membual tentang kekayaan dan milik mereka. Mereka meminta Sadko untuk bergabung. Sadko menjawab dengan rendah hati bahwa dia bukan oran yang kaya, tetapi dia mengetahui suatu rahasia, suatu keajaiban, dari ikan emas di danau Ilmen. Siapapun yang memakannya akan menjadi muda kembali.Tak seorangpun yang mempercayainya. Akhirnya para tamu bertaruh, jika Sadko dapat menangkap ikan itu mereka akan memberikan yang terbaik yang mereka miliki. Ternyata Sadko membuat mereka kagum karena telah berhasil menangkap ikan emas dan menjadi salah satu yang terkaya di Novgorod. Dia membangun istana yang besar, menikahi gadis cantik bernama Lubava, dan menjadi pedagang yang sukses.

Suatu hari dia armada kapal lautnya sedang dalam perjalanan pulang dengan membawa barang-barang dari negeri lain. Tetapi kapalnya menjadi lambat dan tidak bisa maju. Kemudian Sadko mengetahui bahwa Tsar penguasa samudera – Tsar Morskoy – menginginkannya untuk memberikan persembahan. Dari atas kapal mereka melemparkan emas ke dalam air berharap menenangkan Tsar, tetapi hal itu tidak membantu.

Sadko kemudian memutuskan mengorbankan dirinya sendiri dan melompat ke dalam air. Dia menemukan dirinya di istana Tsar Morskoy di dasar laut. Tsar Morskoy mengundangnya untuk bermain dalam pestanya, dan ketika Sadko bermain musik, para tamu dan Tsar Morskoy mulai menari. Peri air mendekati Sadko dan berbisik ditelinganya untuk berhenti bermain musik karena menyebabkan badai yang mengerikan di laut dan kapal-kapal tenggelam, banyak orang meninggal. Ketika  Sadko mengetahui hal ini, dia mulai melepaskan senar gusli satu demi satu sehingga dia tidak dapat bermain lagi. Dia mengatakan pada Tsar bahwa dia tidak membawa senar cadangan. Peri air berkata pada Sadko bahwa Tsar Morskoy menginginkannya untuk tinggal di kerajaan dasar laut dan menikahi salah satu puteri Tsar. Peri air mengatakan pada Sadko untuk memilih gadis terakhir di barisan karena itu adalah saudara peri air dan dapat membantu Sadko pulang ke rumah. Sadko melakukan saran peri air dan memilih gadis terakhir, River Volkva. Gadis itu membuat Sadko mengantuk dan tertidur. Saat dia terbangun, dia menemukan dirinya di tepi sungai dekat Novgorod. Dia pulang dan menemui isterinya Lubava, yang sangat senang bertemu dengannya lagi. Semua merasa sangat terkejut melihat Sadko dalam keadaan sehat walafiat. Sadko dan Lubava hidup berbahagia setelah itu.