Ilya Muromet adalah seperti Lancelot , tokoh legendaris yang merupakan seorang ksatria besar. Legenda Muromets diciptakan pada masa-masa sulit saat Russia di bawah penindasan bangsa Tatar dan kota-kota kuno berjuang untuk kemerdekaan. Muromets dijadikan subyek dalam banyak lagu legenda kuno. Ini adalah salah satu penafsiran dari beberapa cerita.

 

B

erdasarkan salah satu legenda, Ilya Muromets, seorang anak dari keluarga petani di kota Murom, lahir dalam keadaan lumpuh, tidak bisa berjalan. Keluarganya membiarkan Ilya Muromets terbaring di atas tungku besar di rumah mereka setiap hari saat mereka keluar untuk bekerja. Suatu hari saat Ilya sendirian, beberapa orang ilya.jpgdengan pakaian yang kumal datang ke rumahnya. “Selamat siang, Ilya Muromets, selamat siang, ksatria terkenal, kamu pelindung tanah Russia dan tak terkalahkan oleh musuh.”

Ilya menjawab dengan murung:”Siapa yang kau panggil ksatria? Aku, seorang yang lumpuh ini? Aku tidak dapat berjalan, orang-orang mentertawakanku.” Orang-orang itu memberi semangat pada Ilya untuk berdiri, mereka bernyanyi: “Bangunlah, Ilya Muromets, ikuti hasrat hatimu, luruskan bahumu yang kuat, rentangkan kakimu yang cepat.”

Mendadak Ilya menjadi gembira dan bangkit dari tidurnya. Dan, Oh! Terjadi keajaiban! Dia dapat berjalan, meloncat, menari dan merasa ada kekuatan besar menggelora dalam tubuhnya. Dia telah sembuh.

Sementara itu orang tua Ilya sedang menyingkirkan ranting dan tunggul pohon untuk membuat ladang baru. Mereka bekerja sangat keras, tetapi tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Tiba-tiba mereka dikejutkan suara yang keras, tanah bergetar, hutan terbuka. Itu adalah suara Ilya yang datang membantu mereka dan bekerja dengan sangat cepat. Orangtua Ilya tidak mempercayai penglihatan mereka, “Kamukah itu, anakku? Siapa yang memberimu kekuatan dan menyembuhkanmu?”

Ilya menjawab: “Selamat siang, ayah dan ibu, beberapa orang mendatangiku hari ini dan memberiku kekuatan dan keyakinan.”

Ilya memilih anak kuda yang kuat bernama Karushka, merawatnya dengan baik, memandikannya, dan berkata padanya, “Kamu akan menjadi kuda ksatria dan tugasmu cukup sulit.” Dalam bengkel pandai besi beberapa orang membuat senjata dan baju besi buat ksatria Ilya. Mereka membuat rantai baja, pedang, tombak besar dan perisai ungu. Mereka bertanya kemana Ilya akan pergi. “Tujuanku adalah kota Kiev,” jawab Ilya. Setelah perlengkapannya selesai dia segera berangkat menuju Kiev.

Dalam perjalanan, dia berhenti di kota Chernigov. Saat kota itu dikepung pasukan  Tatar. Ilya menyerang pasukan Tatar dan berhasil menang dengan gemilang. Pasukan Tatar melarikan diri. Penduduk Chernigov membuka pintu gerbang dan menyambut ksatria Ilya dengan roti dan garam. Mereka memintanya untuk menjadi pemimpin pasukan. Ilya berterimakasih pada penduduk atas kehormatan itu, tetapi dia harus melanjutkan perjalanan ke Kiev.

Perjalanan Ilya melintasi kegelapan, jalan yang terjal, hutan rawa-rawa daerah Chornye Gryazi. Tidak ada binatang yang melintas, tidak ada burung. Dalam kegelapan hutan tinggal seorang jahat bernama Solovey (“burung bul-bul”) yang berbaring di atas pohon besar dan merampok orang yang lewat dengan membunuhnya menggunakan suara peluit yang mengerikan. Ketika  Solovey mendengar suara derap kaki kuda dia menjadi marah. Dia membunyikan peluit lebih mengerikan daripada lolongan serigala, raungan beruang, gonggongan binatang. Peluit yang mengerikan itu menyebabkan daun-daun berguguran. Ilya Muromets mengangkat busurnya yang berat dan memanah Solovey tepat di dahinya. Orang jahat itu jatuh dari pohon ke kaki Ilya. Ilya menaruhnya di atas kudanya dan melanjutkan perjalanan menuju Kiev.

Ilya tiba di Kiev siang hari, ketika Pangeran Vladimir dan para ksatrianya sedang makan siang. Vladimir bertanya darimana asal Ilya. Ilya menjawab, “Aku Ilya, anak petani. Aku berasal dari kota Murom. Di kota Chernigov aku singgah, kemudian mendengarkan peluit Solovey.”

Semua yang ada di meja makan tertawa, Prince Vladimir berkata dengan sinis, “Apa yang kamu bicarakan, anak muda? Kota Chernigov dikepung pasukan Tatar. Chyornye Gryazi adalah tempat yang mengerikan. Serigala dan beruang takut pergi ke sana karena ada Solovey yang mengerikan. Siapapun yang mendengar peluitnya akan mati.”

Ilya mengajak mereka ke halaman, di sana terdapat Solovey yang terikat di kuda Ilya. Prince Vladimir melihat orang jahat itu dan memutusakan untuk mengujinya apakah dia benar-benar Solovey: “Baiklah, tiuplah peluitmu! Menggonggong seperti binatang, mendesis seperti ular!” Solovey meminum seember wine dan mulai meniup peluitnya dengan keras sehingga daun-daun berguguran dan badai pasir yang besar muncul. Hanya Ilya yang dapat menghentikannya. Solovey dihukum oleh salah seorang ksatria Pangeran Vladimir. Prince Vladimir sangat kagum pada Ilya sehingga mengangkatnya sebagai seorang ksatrianya.