P

ada suatu ketika ada seorang yang jahat, wanita tamak yang lebih menyayangi puterinya sendiri daripada  puteri tirinya yang berbudi luhur dan pekerja keras. Pada suatu hari yang dingin di bulan Januari, wanita itu mengirim anak tirinya yang malang ke hutan untuk mengambil bunga salju bagi ulang tahun puterinya.

“Tetapi bunga salju tidak akan berkembang sampai setidaknya dua bulan mendatang!” tangis gadis malang itu. Ibu tirinya berkata, “Aku tidak ingin mendengar alasan apapun. Pergilah kesana dan temukan bunga salju itu, jangan kembali sampai kau menemukannya.”

Karena tidak punya pilihan, gadis itu mulai berjalan menuju hutan yang membeku. Semakin lama dia berjalan dia merasa semakin kedinginan, tetapi tidak ada makhluk hidup yang terlihat. Angin mulai bertiup dan salju mulai turun.

dua.jpgTiba-tiba, dia tiba di tempat yang terang dan melihat dua belas orang, mulai yang paling muda sampai yang paling tua, mengenakan pakaian yang mahal. Mereka bertanya mengapa gadis itu keluar di malam hari di dalam hutan saat badai salju. Gadis itu memberi hormat pada mereka dengan sopan dan menceritakan bahwa ibu tirinya menyuruhnya untuk mengambil bunga salju bagi saudara tirinya. Kedua belas bulan merasa kasihan padanya dan memutuskan untuk menolongnya.

January, yang seperti orang tua, mengambil tongkatnya, memukul tanah dengan tongkat itu, dan membaca mantera. Di sekeliling mereka, dinginnya bulan pertama dalam setahun menghilang dalam sekejab. Dia kemudian memberikan tongkat pada February, dan hal yang sama terjadi, kemudian tongkat tiba pada March, yang membuat bunga musim semi bermekaran di seluruh tanah lapang. Gadis itu mengambil setangkai besat bunga musim semi dan meletakkannya dalam keranjang.

Ketika gadis itu tiba di rumah dan menceritakan kejadian di hutan, ibu tiri yang merasa iri menyuruh anaknya pergi kehutan untuk minta buah berrie, jamur, apel dan ketimun pada dua belas bulan. Gadis itu menemukan tanah lapang dan dua belas bulan yang mengelilingi api unggun besar. Tetapi gadis itu tidak sopan pada mereka dan tidak mendapat apapun. January melambaikan tangannya dan membuat gadis itu terkubur dalam lapisan salju yang tebal. Ibunya mencoba mencarinya, tetapi juga ikut membeku.

Anak tiri yang baik hati itu hidup dengan bahagia dan panjang umur. Pada bulan Mei dia menerima bunga segar di rumahnya, pada bulan Juni,  berrie terbaik, dan dalam bulan September apel terbaik. Orang-orang mengatakan bahwa dua belas bulan mengunjunginya secara teratur dan selalu mendoakannya.

Karya Penyair Rusia: Aleksander Pushkin

Diterjemahkan secara bebas dari  edisi Bahasa Inggris Karya  Andrew Stonebarger 1998

Oleh: Yoyok RB